Tips Trik Menjadi Backpacker

Posted by www.evanazka.com

Publish Date 17/05/2015 2:38:09
Rating 2748

Category Info Wisata & Liburan

Tips Trik Menjadi Backpacker

Backpacker adalah pendaki yang memakai tas ransel. Tetapi sekarang pengertian itu tidak baku, jadi siapa saja yang pergi dengan sebuah ransel dengan tujuan untuk jalan-jalan itu disebut sebagai backpacker. Berdasarkan sejarah backpacker, tidak diketahui siapa backpacker pertama karena kata backpacker itu baru muncul sekitar tahun 1990-an. itupun berarti mendaki gunung dengan sebuah ransel.

Beribu tahun yang lalu bahkan sebelum Masehi, sudah banyak orang yang melakukan perjalanan baik dengan tujuan berkelana, belajar, atau pun tujuan lainnya. Tetapi mengacu pada referensi sejarah backpacker yang resmi dari Komunitas Backpacker Indonesia (BPI) Padang, orang resmi sebagai backpacker pertama bernama Giovanni Francesco Barbieri. Pria berkebangsaan Italia ini awalnya bertujuan untuk menjelajahi dunia dengan menggunakan angkutan umum. Namun, semakin berkembangnya jaman, pengertian dari kata backpacker kinipun lebih luas. Berpergian dengan budget seminimal mungkin, menggunakan transportasi umum, bahkan sedapatnya tidur di tempat masyarakat adalah beberapa pengertiannya.

Alasan orang tertarik menjadi backpacker mungkin beragam. Salah satunya adalah untuk mengenali atau mengkaji budaya daerah yang dikunjungi. Semakin banyak jalan-jalan maka akan membuat orang semakin banyak tahu. Menjadi backpacker dengan status seorang mahasiswa bukanlah hal yang mustahil. Perjalanan dapat dilakukan melalui transportasi darat, air, dan bahkan udara dengan budget yang minim. Dengan suguhan informasi melalui internet saat ini, akan mudah melakukan pencarian tiket promo yang murah. Selain itu, persiapan yang matang pun dapat dilakukan.

Menjadi seorang backpacker yang baik hendaknya mengikuti tahapan mengenai backpacker itu sendiri. Dimulai dari melakukan review atau dalam istilah bakunya membuat itinerary seperti menetapkan lokasi tujuan, alat transportasi yang digunakan, dan waktu yang diperlukan termasuk waktu menuju bandara atau penginapan. Itinerary penting karena dalam tahap ini kita perlu melakukan pencarian informasi mengenai tempat-tempat yang akan dilewati serta penginapan yang murah. Meskipun pada praktiknya tidak sesuai dengan itinerary, hal itu tidak masalah.

Kedua, kita mencari atau cek langsung. Misalnya saat review  kita telah menemukan hotel dengan biaya yang murah. Namun, ketika sampai dilokasi dan melihat ada hotel lainnya yang berdekatan, seorang backpacker seharusnya membandingkan biayanya dengan bertanya dan survei secara langsung. Salah satu hal yang sering terjadi adalah sebuah accident dimana sering ditemukan hasil survei di lapangan secara langsung yang jauh lebih baik dari hasil review.

Setelah itu, tahap yang ketiga adalah melakukan perjalanan serta menikmatinya. Lakukan perjalanan sesuai rencana dan dapatkan pengalaman serta teman-teman baru sebelum memasuki tahap terakhir yaitu pulang. Jika mengalami kesulitan atau menghadapi beberapa kendala dalam perjalanan, bertanya kepada masyarakat sekitar adalah solusi yang dapat dilakukan. Namun, dengan review yang baik maka akan jarang menemui kesulitan selama perjalanan.

Backpacker identik dengan yang murah-murah. Karena itu, tidak perlu mempersiapkan budget yang besar untuk melakukan perjalanan. Saat ini ada sarana untuk tidak mengeluarkan biaya penginapan, yaitu bergabung dalam akun sosial bernama Couch Surfing. Anggota komunitas akun ini menyediakan tempat tinggal untuk yang berpergian. Komunitas media sosial ini telah memiliki komunitas yang ada dimana-mana. Sehingga tidak perlu khawatir jika tidak ada kenalan atau teman pada suatu wilayah.

Untuk menjadi backpacker yang sukses, ada beberapa tips yang dapat dipertimbangkan, yaitu:

Pertama, Masukkanlah akun email ke setiap maskapai penerbangan yang ada

Dengan begitu, setiap pembaruan atau pemberitahuan mengenai harga-harga promo tiket akan terkirim ke akun email kita.

Kedua, Usahakan membawa baju sedikit mungkin

Biasanya kita akan membeli baju di tempat-tempat yang dikunjungi. Dengan membawa banyak baju hanya akan mempersempit ruang tas.

Ketiga, Gunakan media sosial yang ada

Tidak dipungkiri bahwa peran media sosial cukup besar dalam hal ini. Apalagi dapat mencari langsung seseorang yang berada pada kota atau negara tersebut. Media sosial akan sangat membantu dalam berhubungan dengan komunitas backpacker.

Keempat, Pastikan memiliki adaptor charger

Beberapa negara memilki bentuk colokan listrik yang berbeda. Karena itu, perlu mempersiapkan adaptor charger yang dapat disesuaikan.

Kelima, Ramah

Sikap ramah sudah pasti sangat diperlukan apalagi dalam menjalin hubungan dan berkomunikasi dengan orang yang belum kita kenal apalagi penduduk lokal.

Keenam, Gunakan budget seminimal mungkin.

Ketujuh, Sekurang-kurangnya, mempunyai nomor kontak kedutaan besar negara yang akan dituju.

paket wisata dieng
Wisata Klaten
Wisata Boyolali
Wisata Garut
paket wisata bandung Cara Menghilangkan Jerawat